0 item in the bag

No products in the cart.

Penyebab Jerawat Tetap Menyerang Meskipun Rajin Cuci Muka

Jerawat bisa tetap muncul meskipun kita rajin mencuci muka. Kira-kira apa penyebabnya? Banyak sekali faktor yang menjadi penyebab jerawat tetap muncul meskipun kita sudah merawat wajah dengan baik dan menjaga kebersihan. Ternyata pemicu jerawat bukan cuman kotor saja.

Kebanyakan hal ini dialami oleh orang yang wajahnya berminyak. Semakin rajin mencuci muka, malah jerawatnya semakin banyak. Kok bisa begitu? Tentu ada alasannya.

Bagi orang yang memiliki jenis kulit berminyak, selalu mengalami produksi minyak yang berlebih. Hal ini disebabkan oleh respon kulit yang merasa kering. Maka kelenjar minyak terpicu untuk memproduksi minyak yang lebih banyak daripada biasanya dengan tujuan melembabkan kulit.

Jadi sebenarnya minyak pada kulit itu bertujuan untuk menjaga kelembaban kulit. Agar kulit tidak menjadi kering. Masalahnya adalah, wajah berminyak sangat mudah berjerawat. Dikarenakan debu dan kotoran akan lebih mudah menempel pada kulit. Karena minyak pada wajah sifatnya sedikit lengket.

Dengan menempelnya debu dan kotoran pada kulit, akan semakin mudah menumpuk pada pori-pori, menyumbat, dan memicu kemunculan jerawat.

Wajah Bererawat Meski Rajin Cuci Muka

Nah, yang bikin bingung, saat kita rajin mencuci muka, minyak akan hilang atau berkurang. Mengapa masih berjerawat?

Penyebabnya ada dua. Karena tidak adanya minyak pada wajah, debu dan kotoran akan menempel langsung pada kulit tanpa terhalang minyak terlebih dahulu. Sehingga menyebabkan iritasi dan memicu permasalahan kulit lain seperti jerawat.

Dan wajah berminyak, memiliki respon lebih sensitif pada kulitnya yang kering. Apabila kita mencuci wajah dan wajah menjadi bebas minyak, kulit akan merespon hal tersebut sebagai kulit yang kering atau kulit yang butuh dilembabkan.

Itulah sebabnya, jika kita rajin mencuci muka (bagi yang kulitnya berminyak) maka roduksi minyak berikutnya akan terpicu semakin berlebih. Minyak yang dihasilkan akan lebih banyak. Ini reaksi normal pada kulit berminyak.

Dan bila minyak berlebih, bisa juga bercampur kotoran dan menyumbat pori-pori kulit.
Akibatnya, menjadi jerawat.

Waduh, repot juga ya memiliki wajah berminyak. Mudah berjerawat. Bahkan saat rajin mencuci wajah sekalipun. Semakin rajin mencuci wajah, produksi minyak justru terpicu semakin meningkat.

Lalu, bagaimana solusi untuk mencegah produksi minyak yang berlebih ini? Salah satu cara adalah menggunakan sabun wajah yang memang diformulasikan khusus untuk wajah berminyak. Karena biasanya bahannya lebih lembut dan aman untuk kulit. Mengurangi minyak tanpa harus membersihkan minyak keseluruhan.

Sabun khusus tersebut biasanya hanya membersihkan minyak berlebih saja. Namun masih meninggalkan minyak sedikit pada kulit. Jadi minyak tidak benar-benar dihilangkan semuanya. Tujuannya, menjaga wajah tetap lembab dengan minyak alami. Dan kulit tidak merespon untuk memproduksi minyak yang berlebih.

Wajah Bererawat Meski Rajin Cuci Muka

Untuk menghindari penumpukan minyak, dalam mencuci wajah, tidak perlu menghilangkan minyak keseluruhan. Gunakan sabun dengan bahan yang ringan sehingga tidak menyebabkan iritasi. Dan terpicu untuk jerawat baru. Gunakan sabun yang tidak menggunakan detergen sebagai bahan dasarnya.

Saat menggosokkan sabun pada wajah, gosok dengan lembut dan jangan terlalu ditekan agar tidak mengiritasi kulit wajah. Begitu pula saat membilasnya. Jangan mengusap terlalu kencang. Saat mengeringkan wajah, gunakan handuk yang bersih dan cukup tempelkan handuk pada wajah tanpa harus mengusapnya karena permukaan handuk juga dapat mengiritasi kulit apabia digosokkan.

Boleh juga mengeringkannya dengan menggunakan facial tissue yang ditempelkan perlahan merata pada wajah secara bergantian. Tanpa menggosok wajah untuk menghindari terpicu iritasi dan menjadi jalan masuk bakteri pada kulit.

Bagaimana? Sudah paham kan penyebab jerawat semakin banyak meskipun rajin cuci muka?